Jakarta, Jurnalpublik.com – KPK akan memberhentikan 56 pegawainya yang tak lolos dalam Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) secara hormat per tanggal 30 September 2021. Kini telah memasuki pertengahan bulan September, sehingga Novel Baswedan dkk tinggal hitungan hari bekerja di KPK.

“Terhadap enam orang pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat dan diberi kesempatan mengikuti pendidikan dan pelatihan bela negara dan wawasan kebangsaan namun tidak mengikutinya, maka tidak bisa diangkat sebagai ASN dan akan diberhentikan dengan hormat per tanggal 30 September 2021. Memberhentikan dengan hormat kepada 50 orang pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat per tanggal 30 September 2021,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di KPK, Rabu (15/9/2021).

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan mengatakan memberantas korupsi itu berat. Musuhnya banyak, penuh risiko, termasuk disingkirkan dari lembaganya sendiri.

“Kami sadar dengan segala risikonya dan kami akan berbuat sebaik-baiknya,” kata dia di depan Gedung Anti-Corruption Learning Center, Jakarta Selatan, Rabu, 15 September 2021.

Novel mengucapkan itu setelah pimpinan KPK mengumumkan memecat 57 pegawai yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan pada 30 September 2021. Novel masuk salah satu pegawai yang akan dipecat.

Jokowi Turun Tangan, Tidak Setuju Pemecatan Novel Cs.

Polemik pemecatan ini akhirnya membuat Jokowi bersuara. Dalam pernyataan pers lewat video, Jokowi memberi pandangannya soal nasib 75 pegawai KPK ini.

Awalnya Jokowi menyinggung soal tujuan alih fungsi pegawai KPK menjadi ASN sebagai upaya meningkatkan pemberantasan korupsi. Menurutnya KPK harus diisi oleh pegawai-pegawai terbaik dengan komitmen tinggi.

Namun demikian, Jokowi meminta agar hasil tes wawasan kebangsaan tidak lantas dijadikan alasan untuk memberhentikan para pegawai yang tidak lulus.

“Hasil tes wawasan kebangsaan terhadap pegawai KPK hendaknya menjadi masukan untuk langkah-langkah perbaikan KPK baik terhadap individu-indidivu maupun institusi KPK dan tidak serta merta dijadikan dasar untuk memberhentikan 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos tes,” kata Jokowi lewat video di Youtube Sekretariat Presiden, Senin (17/5/2021).[]

Sumber gambar: Liputan6.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here