Jakarta, Jurnalpublik.com – Kongres Nasional II Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KA KAMMI) memutuskan Rahman Toha Budiarto sebagai Ketua Umum (Ketum) menggantikan Fahri Hamzah. Sebelumnya, Fahri ditunjuk oleh peserta kongres untuk melanjutkan kepemimpinannya.

Namun, Mantan Wakil Ketua DPR RI tersebut menolak untuk meneruskan posisinya sebagai Ketum KA KAMMI. Fahri percaya, regenerasi kepemimpinan sangat dibutuhkan agar KA KAMMI menjadi lebih besar dan maju dari saat ini.

Begitu pula dengan kandidat lain yakni Andi Rahmat yang dinyatakan menolak oleh kongres untuk menggantikan Fahri Hamzah sebagai Ketum KA KAMMI. Atas penolakan Fahri Hamzah dan Andi Rahmat, kongres memunculkan nama-nama sebagai calon Ketum KA KAMMI selanjutnya.

Berdasarkan hasil penjaringan, muncul tiga nama sebagai kandidat Ketum KA KAMMI. Nama-nama tersebut adalah Rahman Toha Budiarto, Taufiq Amrullah dan Ardy Purnawan Sani. Fahri mengatakan nama-nama tersebut merupakan kandidat terbaik untuk mengisi posisi ketum dan meneruskan kepemimpinan KA KAMMI.

Untuk mempersingkat proses pemilihan ketua, kongres memberikan hak bermusyawarah kepada ketiga kandidat untuk menunjuk Ketum KA KAMMI selanjutnya dengan waktu 10 menit. Namun, setelah 10 menit tidak dicapai kesepakatan antara ketiga kandidat.

Karena tidak mencapai kesepakatan, ketiga kandidat memutuskan agar peserta kongres yang menentukan siapa yang akan menjadi Ketum KA KAMMI selanjutnya melalui pengambilan suara atau voting. Pemungutan suara dilakukan secara hybrid yakni online dan offline.

Setiap pimpinan memiliki hak untuk memberikan suara pada pemilihan tersebut. Pimpinan terdiri dari pimpinan nasional, wilayah dan daerah dengan total 96 suara. Setelah dilakukan pengambilan suara, perhitungan suara dilakukan.

Hasil perhitungan suara menunjukkan Rahman Toha Budiarto sebagai Ketum KA KAMMI selanjutnya dengan memperoleh 57% atau 55 suara. Sedangkan, Taufiq Amrullah menempati posisi ke dua dengan memperoleh 39% atau 37 suara. Posisi terakhir adalah Ardy Purnawan Sani dengan 4% atau 4 suara.

Atas keterpilihannya, Rahman Toha mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh peserta Kongres Nasional II KA KAMMI. Ia juga berkomitmen akan membangun dan memajukan KA KAMMI lebih dari saat ini melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia anggota KA KAMMI.

Selain itu, menurutnya kolaborasi antara junior dan senior adalah penting untuk mencapai tujuan kemajuan KA KAMMI di masa mendatang.

“Saya ucapkan terima kasih banyak kepada seluruh peserta kongres atas kepercayaannya dan memberikan amanah ketum kepada saya. Untuk kedepannya kita harus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dan mengkolaborasikan antara KA KAMMI muda dan para senior. Insya Allah kedepannya KA KAMMI akan menjadi lebih maju dari saat ini,” singkatnya.

Dengan ini, Kongres Nasional II KA KAMMI melahirkan kepengurusan baru yakni Rahman Toha Budiarto sebagai Ketum dan Fahri Hamzah sebagai Ketua Pembina dibantu Andi Rahmat sebagai Sekretaris Pembina.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here