Sleman, Jurnalpublik.com – Pada tanggal 26 Februari 2022 Pukul 09.00 – 11.00 WIB Direktorat Pengembangan Karir dan Alumni (DPKA) Universitas Islam Indonesia (UII) melaksanakan acara career talkshow dengan judul “How to Start Culinary Bussines with Great Innovation”. Acara ini menghadirkan narasumber Edo Segara Guntanto, SE., ME. selaku owner dari D’joyo Group.

Acara ini dipandu oleh Dian Ayu Amalia,S.Psi., M.Psi. sebagai moderator. Edo merupakan salah satu alumni UII yang menempuh Pendidikan S1 di Fakultas Bisnis dan Ekonomi (FBE) dan S2 di Magister Ilmu Agama Islam UII (Ekonomi Islam). Selain sebagai pengusaha, Edo juga mengajar dan memiliki hobi menulis. Edo sudah menerbitkan beberapa buku, salah satunya buku yang berjudul “Resign and Get Rich: Berhenti Bekerja Jadi Pengusaha”.

Dalam perjalanannya Edo tidak menjadi pengusaha secara instan. Setelah lulus Edo sempat bekerja di beberapa perusahaan. Kemudian karena merasa jenuh, Edo memutuskan untuk keluar dari pekerjaan dan memulai usaha bisnis kuliner.

Dalam perjalanan bisnisnya, Edo memulai dengan membuat franchise makanan bayi bahan makanan organik dengan nama bebifoods. Franchise ini berhasil diterima masyarakat dengan memiliki lebih dari 150 mitra usaha seluruh Indonesia. Selanjutnya Edo memulai berjualan kopi secara online dan menawarkan di beberapa kampus dan coffee shop yang ada di Jogja. Edo juga menjual kopi ini dengan sistem reseller.

Lalu tiga tahun yang lalu Edo mulai membuka cafe/tempat nongkrong dengan konsep dari container. D’joyo café yang sebelumnya menjual makanan seperti nasi goreng dan kopi berganti konsep menjadi angkringan. Dalam membangun bisnis ini, Edo membutuhkan biaya modal yang tidak sedikit.

Dalam memulai bisnis kulinernya Edo menerapkan beberapa strategi, antara lain: menentukan segmentasi pasar yang ingin dituju dan membuat perencanaan keuangan (BEP), penentuan tempat bisa menjadi hal penting dan berpengaruh, penentuan modal, dari mana asal modal yang akan digunakan, bisa beradaptasi dengan perubahan, harus mengganti strategi ketika bisnis dirasa mulai sepi, gunakan sosial media untuk mempromosikan bisnis, dan membuat jejaring seluas-luasnnya.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here