Jakarta, Jurnalpublik.com – Thomas Tuchel mengeluarkan pernyataan resmi seusai dirinya dipecat Chelsea dan isi dari kalimatnya yang tertuang di Twitter membuat terenyuh. Kebersamaan antara Chelsea dan Thomas Tuchel harus berakhir lebih cepat. Jalinan mesra yang terjalin antara Chelsea dan Thomas Tuchel hanya sampai kurang lebih 19 bulan saja pasca-pengangkatan sang pelatih.

Ditunjuk sebagai pelatih kepala pada 26 Januari 2021, Thomas Tuchel harus melepas jabatannya. Pelatih asal Jerman berusia 49 tahun itu dilucuti dari tugasnya Rabu (7/9/2022) pekan lalu setelah The Blues dijungkalkan Dinamo Zagreb 0-1 dalam pertandingan fase grup Liga Champions. Berikut ungkapan Thomas Tuchel di twitternya:

“Ini adalah salah satu pernyataan saya yang paling sulit yang harus saya tulis yang saya harapkan tak perlu saya lakukan selama sekian lama,” tulis Tuchel dalam posting Twitter, Minggu waktu setempat.

“Saya merasa hancur bahwa masa bakti saya di Chelsea harus berakhir. Ini adalah klub yang saya anggap rumah, baik secara profesional maupun pribadi,” sambung dia.

“Kebanggaan dan rasa riang yang saya rasakan saat membawa tim ini menjuarai Liga Champions dan Piala Dunia antar Klub akan tetap abadi tersimpan,” kata Tuchel.

“Saya merasa terhormat telah menjadi bagian dari sejarah klub ini dan kenangan dalam 19 bulan terakhir akan selalu mendapatkan tempat spesial dalam hati saya,” pungkas Tuchel.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here